Arsenal Lupakan Perburuan Thomas Lemar

Arsenal Lupakan Perburuan Thomas Lemar
Arsenal Lupakan Perburuan Thomas Lemar

Setelah memastikan kalau AS Monaco tetap kekeh untuk tidak melepas gelandang kuncinya, Thomas Lemar, semangat Arsenal untuk merekrut pemain asal Prancis itu pun mendadak luntur. Sontak The Gunners pun memutuskan untuk mencoret nama Lemar dari daftar buruannya di musim panas 2017 ini.

Penampilan Lemar saat berseragamkan Monaco di musim lalu, jelas sangat oke. Selain berhasil mengkreasi 15 gol dari 55 kali merumput di semua event, pesepakbola berumur 21 tahun itu juga turut berperan membawa Les Rouge et Blanc menjuarai Liga Prancis musim lalu.

Selain Tim Gudang Peluru, ternyata Lemar pun tengah menjadi rebutan klub-klub kelas kakap di Eropa semisal MU (Manchester United), Manchester City, serta Chelsea. Semua klub tersebut, termasuk Arsenal menyatakan siap 100% untuk menebus Lemar dengan harga transfer yang mahal. Walau dari semua pesaing tersebut, Arsenal lah yang terlihat paling kepincut meminang Lemar. Disinyalir bahwa Arsenal sudah menyiapkan dana sebesar 75 hingga 80 jt Pound untuk mengangkut Lemar ke Emirates Stadium.

Sayang, niatan Arsenal tersebut harus bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Monaco sudah bisa dipastikan tidak akan merelakan pemain andalannya itu di bursa transfer. Apalagi sang pelatih Monaco, Leonardo Jardim sudah banyak kehilangan pemain pilarnya di musim panas tahun ini. Sebut saja Bernardo Silva, lalu Tiemoeu Bakayoko, Benjamin Mendi, dan terakhir Valerie Germain. Belum lagi, masa depan Fabinho dan Kylian Mbappe yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar di Monaco.

“Percuma lah dikejar lagi. Monaco sudah pasti tidak akan melepas Lemar”, keluh pelatih Arsenal, Arsene Wenger saat disambangi wartawan The Sun dan Soccerway.

“Lagipula tanpa Lemar pun, saya sudah merekrut pemain-pemain oke buat tampil di musim depan”, imbuh pria asal Prancis itu.

Sejauh ini, Arsenal baru berhasil merekrut 2 pemain anyar. Yakni, Sead Kolasinac yang didapat dengan cuma-cuma dan Alexandre Lacazette yang dibelinya dari Lyon seharga 60 jt Pound. Tentu saja dengan kenyataan yang demikian, pernyataan Wenger sama sekali berbalik 180 derajat. Bahkan, publik pun menilai kalau komposisi squad Arsenal harus dibenahi habis-habisan dengan banyak mendatangkan pemain baru yang oke punya.

Takdir Membawa Rooney Pulang Kampung ke Everton

Takdir Membawa Rooney Pulang Kampung ke Everton
Takdir Membawa Rooney Pulang Kampung ke Everton

Setelah diperkirakan bakal tetap bermukim di Old Trafford musim depan, akhirnya Wayne Rooney malah balik ke kampungnya untuk bergabung dengan Everton lagi. Seiring dengan resminya striker 31 tahun itu berseragamkan The Toffees, maka berakhir pula karir Rooney di Manchester United (MU) yang telah dibinanya selama 13 tahun.

Pernyataan resmi terkait kepindahan eks kapten MU itu sendiri, telah disiarkan secara resmi oleh Everton melalui laman resminya barusan (Minggu, 9 / 7 / 2017) waktu setempat. Dimana, Rooney telah meneken kontrak barunya yang berdurasi 2 tahun. Hanya saja, kepindahannya sedikit memberikan kabar pahit bagi Rooney. Lantaran, dirinya harus menerima besaran gaji dengan jumlah 50% dari total gaji yang diterimanya di Setan Merah sebelumnya. Yakni, melorot jadi 150,000 Pound saja. Kendati begitu, Rooney manggut-manggut saja dan menerimanya dengan ikhlas tanpa protes.

“Senang bisa membawa @WayneRooney kembali pulang ke #EFC. Dia telah menandatangani kontrak kerjasama dengan kami yang berlaku selama 2 tahun kedepan, selepas kepergiaannya dari @ManUtd”, cuit Everton FC pada akun resmi Twitter -nya.

Adapun dengan hijrahnya Rooney ke Goodison Park, Romeru Lukaku pun semakin berpotensi untuk merumput bersama MU di musim depan. Toh bomber asli Belgia itu sudah menjalankan medikal cek up di Los Angeles, sebagai salah satu pra syarat bergabung bersama The Red Devil.

Performa Rooney dalam semusim terakhir di MU memang dinilai buruk, seiring dengan bertambahnya usia. Walaupun, namanya di klub sudah dipredikat sebagai pencetak angka terbanyak di sepanjang perjalanan MU bersepakbola. Melalui 559 kesempatan merumput, bomber timnas Inggris itu sudah membungkus sebanyak 253 gol. Tidak ketinggalan, 12 trofi sudah berhasil ia persembahkan kepada MU. Sebut saja 5 trofi Liga Premier, 1 trofi Liga Champion, lalu 3 trofi Piala Liga Inggris, 1 Piala FA dan terakhir 1 trofi Piala Dunia Antar Klub.

“Saya tidak peduli, dengan komentar pihak lain soal usia Rooney. Saya tetap melihatnya sebagai pemain bermental juara dan matang. Saya senang di akhirnya bisa kembali pulang ke Everton”, kata Ronald Koeman selaku manajer dari Everton FC.

“Kematangannya justru bisa menjadi contoh yang baik, bagi pemain-pemain lainnya yang lebih muda”, imbuh Rooney.

Kabarnya Rooney diangkut Everton dengan uang tebusan senilai 10,000,000 Pound. Rooney menjadi pemain ke 5 yang dibeli Everton, usai mendatangkan Davy Klassen, lalu Jordan Pickford, Michael Keane, serta sandro Ramirez pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Sebelum bergabung bersama MU, Rooney terlebih dahulu merumput bersama Everton mulai dari tahun 2002 hingga tahun 2004. Selama 2 musim, ia sudah mengoyak jala lawan untuk Everton sebanyak 17 kali dari 77 kesempatannya berlaga di semua kompetisi.

Defoe Positif ke Bournemouth

Defoe Positif ke Bournemouth
Defoe Positif ke Bournemouth

Sebagai penyandang predikat bebas transfer usai angkat kaki dari Sunderland, akhirnya Jermain Defoe sudah mendapat tempat berlabuh yang baru di musim depan. Yakni, Bournemouth.

The Black Cats memang tampil tak begitu cemerlang di musim 2016 / 2017, lantaran harus terdegradasi. Namun begitu, kiprah Defoe di klub lamanya bisa dibilang relatif oke. Selama semusim, striker 34 tahun itu sudah membobol gawang sebanyak 15 kali di berbagai kompetisi bersama Sunderland.

Maka tak herankan, jika rekor cantik membuatnya cepat mendapat klub baru yang tertarik untuk menampungnya.

Kedepan, The Cherries sudah mengikat Defoe denagn kontrak berdurasi 3 tahun.

“Saya senang, karena mendapat tantangan baru di Bournemouth”, kata pria asal Inggris itu di website ofisial Bournemouth.

“Apalagi, saya akan dididik langsung oleh Eddie Howe, manajer dan pelatih top dari Bournemouth”, tandasnya lagi.

Sejatinya, Bournemouth bukanlah tempat berlabuh yang asing lagi bagi Defoe. Pada tahun 2000 kala masih berjersey West ham United, Defoe pernah dipinjamkan ke Bournemouth yang masih berlaga di League One. Selama dipinjam, ia telah dimainkan sebanyak 29 kali dengan donasi gol sebanyak 18 biji.